Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif.

Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif

        Kita tidak asing lagi mendengar berita tentang narkoba yang ditayangkan melalui media komunikasi seperti koran,TV, atau internet. Bahkan, hampir setiap hari berita tentang narkoba menjadi sajian yang tidak ada henti-hentinya.Penyalahgunaan narkoba yang terjadi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan semua pihak.Pengguna narkoba sudah merambah di berbagai lapisan sosial, dari anak jalanan sampai para artis, bahkan anak pejabat juga tidak luput dari jaringan nakroba.
        Oleh karena itu, marilah kita bersatu,memerangi penyalahgunaan narkoba. Hal ini harus kita lakukan demi kelangsungan kehidupan kita.
       Dibawah ini saya akan menjelaskan mengenai Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif.

Berdasarkan proses pembuatannya di bagi ke dalam 3 Golongan :


  1. Alami yaitu jenis ata zat yang di ambil langsung dari alam tanpa adanya proses fermentasi atau produksi misallnya : Ganja, Mescaline, Psilocybin, Kafein, Opium.
  2. Semi Sintesis yaitu jenis zat/obat yang di proses sedemikian rupa melalui proses fermentasi misalnya : Morfin, Heroin, Kodein, Crack.
  3. Sintesis yaitu jenis zat yang di kembangkan untuk keperluan medis yang juga untuk menghilangkan rasa sakit misalnya : petidin, metadon, dipipanon, dekstropropokasifen

Menurut efek yang di timbulkan di bagi dalam 3 golongan:

1.       Depresan adalah zat atau jenis obat yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Jenis ini dapat membuat pemakai merasa tenang bahkan tertitur atau tak sadarkan diri misalnya opioda, opium atau putau , morfin, heroin, kodein opiat sintesis.
2.       Stimulan adalah zat atau obat yang dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan gairah kerja serta kesadaran misalnya : kafein, kokain, nikotin amfetamin atau sabu-sabu.
3.       Halusinogen zat atau obat yang menimbulkan efek halusinasi  yang bersifat merubah perasaan dan fikiran misalnya : Ganja, Jamur Masrum Mescaline, psilocybin, LSD.

Berikut barang-barang yang disebut sebagai narkoba
  1. Heroin
  2. Ganja
  3. Hoskis
  4. Ekstasi
  5. Sabu-sabu
  6. Nipam
  7. Rakipnol
  8. Pil BK
  9. Minuman yang memabukkan (anggur,arak,khamar)
  10. Hipnoni, dan lain-lain

Adiksi atau kecanduan ?
“Adiksi adalah sesuatu yang di pelajari berulang kali sehingga menjadi kebiasaan” (CBT cognitive behavior Theraphy) dapat di sebut sebagai penyakit karena siatnya yang progresif dan dapat berkembang menjadi lebih parah. Penyakit ini tidak dapat di sembuhkan namun dapat di pulihkan sehingga membutuhkan terapi seumur hidup.
Siapakah pecandu itu..?
Semua orang dapat menjadi pecandu
Apakah narkoba dapat membuat orang tertular HIV-AIDS ?
Bukan Narkobanya yang menyebabkan orang tertular HIV tetapi prilaku penggunaannya yang beresiko.
Perilaku seperti apa yang beresiko..?
Menggunakan Jarum suntik satu bergantian dengan teman pakainya
 
Berarti menggunakan narkoba tanpa di suntikan bukan perilaku beresiko ?
Ya... betul namun dalam kondisi mabuk kontrol seseorang akan menyempit sehigga memungkinkan terjadinya hubungan sexual yang tidak aman.

Tehnik penyampaian :
Secara Personal metodenya komunikasi efektif dalam bentuk dialogis atau tanya jawab.
Secara Kelompok dengan metode diskusi dan sharing pengalaman dengan alat bantu rokok atau film
Dampak penyalahgunaan Napza:
1.       Jasmaniah
-          Gangguan pada sistem syaraf; kejang-kejang,halusinasi,gangguan kesadaran,kerusakan syaraf
-          Gangguan pada jantung dan pembuluh darah; imfeksi akut jantung gangguan peredaran darah
-          Gangguan pada kulit; alergi abses pernanahan
-          Gangguan pada paru-paru; penekanan fungsi pernafasan, pengerasan jaringan paru2
-          Gangguan pada hemopeotik gastrointestinal, penurunan fungsi sistem reproduksi,gagal ginjal,gangguan pada otot dan tulang serta berpotensi tertular HIV-AIDS
2.       Kejiwaan
-          Intoksitasi (keracunan) gejala dimana seseorang tgelah merasakan efek penggunaan narkobanya (Mabuk)
-          Toleransi istilah yang di gunakan untuk menunjukan kebutuhan zat seseorang yang lebih banyak untuk memperoleh efek yang sama setelah pemakaian berulang.
-          Withdrawal Syndrome (gejala Putus Zat) biasa di kenal oleh pecandu dengan sebutan sakau gejala ini akan hilang jika menggunakan
3.       depedensi (ketergantungan) keadaan dimana seseorang selalu membutuhkan zat tertentu (Kecanduan )
4.       Dampak Sosial
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa prosentase kriminalitas yang terjadi lebih besarv di timbulkan oleh penyalahgunaan zat psikoaktif yang dapat meningkatkan perilaku agresif seseorang baik fisik maupun psikis.
Bahasa Jungkie:
Jungkies : pecandu putaw
Etep : Putaw
Ngipe/mistol/ : nyuntik
Pedaw : mabuk karena putaw
Pakau/Wakap : make
Nyabu/Nyebrut/ngebong/ngasap/ : make sabu-sabu
Cimeng/getok : ganja
Bokul : beli narkoba
Am/ample/paket/Amplop : paketan narkoba
Sakaw/wakas : efek saat tubuh membutuhkan zat atau masa putus zat
Ji : gram
Betrik : mengurangi ukuran paket
Suges : rasa rindu untuk menggunakan
Jekpot : muntah karena mabuk
Play/on : mabuk berat
Bede : bandar
Niger : sebutan bagi orang nigeria yang berdagang narkoba
Spion / SP : mata-mata Polisi
Gape : tertangkap polisi
Nyanyi : membocorkan rahasia kepada polisi
Ubas : Sabu-sabu
Spidol/spet/pistol : Jarum Suntik
Pimpeng : memompa darah dengan jarum suntik
Barang : narkoba apapun jenisnya

Apalagi bagi pelajar yang memakainya, adapun tanda-tandanya adalah sebagai berikut.

  1. Nilai sekolah menurun
  2. Sering membolos
  3. Motivasi sekolah menurun, malas berangkat, dan malas membuat pekerjaan rumah
  4. Sering keluar kelas dan tidak kembali ke sekolah.
  5. Mengantuk dikelas, sering merasa bosan, mengelut, teman lama ditinggal, mudah tersinggung, tidak peduli terhadap kebesihannya, sering pergi hingga malam atau meningap di rumah teman, meninggalkan hobinya dan tidak memperhatikan guru.
  6. Semakin jarang mengikuti kegiatan keluarga, lebih sering dihukum atau dimarahi orang tua, tidak mengizinkan orang tua masuk ke kamarnya, sering berbohong, tidak ragu berbicara kasar, dsb.

Dengan mengetahui tanda-tanda orang yang terkena narkoba diatas, kita dapat mencegah diri agar terbesar dari narkoba karena pergaulan dengan mereka.Adapun cara pencegahannya sebagai berikut
  1. Waspada berteman dengan orang yang terkena narkoba
  2. Tingkatkan iman dan takwa kepada Tuhan
  3. Selektif terhadap barang-barang yang mirip narkoba
  4. Jauhkan narkoba dari lingkungan kita
  5. Sering mengikuti diskusi tentang penyalahgunaan narkoba.

Seperti kali ini, berikut beberapa kegiatan Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba di

sekolah kami :


Berikut saya sajikan beberapa video beberapa iklan layanan masyarakt dan penjelasannya, untuk mencegah penyalagunaan narkoba ini, cegah sejak dini..mulai dari sekarang ok....PRESTASI YES,NARKOBA NO!!!

ARTIKEL INI DIIKUTSERTAKAN DALAM LOMBA BLOG PELAJAR & MAHASISWA KPA KAB.TANGERANG

Komentar :

No Komen : 14
Sellydinda23 :: 15-05-2015 09:02:40
Narkoba merupakan obat terlarang yang apabila disalahgunakan dapat merusak moral,
saya tidak akan memakai narkoba. dan ikut membantu dlam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba dimasyarakat
 
No Komen : 13
Retna :: 15-05-2015 09:00:28
pada jaman era global saat nie pengguna narkoba semakin bertambah,apalagi di negara kita ini...
semakin banyaknya pengguna narkoba semakin mengancam masa depan anak2 indonesia yang lainnya karena bisa saja terpengaruh oleh yang lainnya.Kaula muda adalah harapan bagi bangsa kita ini,kalau kalau kaula mudanya aja ugal-ugalan dan pengguna apa yang bisa diharkan oleh negri kita.
 
No Komen : 12
Muhamad R :: 15-05-2015 08:59:00
walaupun pihak kepolisian gencar menindak para pelaku narkoba tetap saja masih banyak yang mengkonsumsi,membuat dan mengedarkan barang tersebut..
karena semakin sulit di cari barang tersebut akan semakin menambah nilai ekonomisnya sehingga banyak orang yang tergiur dengan bisnis barang tersebut..
mungkin kalau hukum benar2 di tegakan
pada jera kali ye tu para pelaku...!
 
No Komen : 11
Saktyo :: 15-05-2015 08:55:48
enggak ada yang pernah mencari alasan kenapa mereka menggunakan narkoba ya... kalau kita menenukan alasan itu minimal kita bisa memberikan solusi sebelum mereka menggunakan narkoba, kalau mereka sudah menjadi pengguna kita hitungannya sudah terlambat prosentase untuk mengembalikannya cuma 30%

kebanyakan dari kita memvonis mereka yang telah menggunakan narkoba setelah mereka ketagihan dan menimbulkan keresahan, jarang dari kita yang melihat latar belakang kenapa mereka menggunakan narkoba.

mereka sadar akan bahayanya narkoba, tetapi mereka tidak mempunyai pilihan lain
 
No Komen : 10
Andri Setiawan :: 15-05-2015 08:53:23
Biasanya kalo pengguna narkoba pada awalnya coba",lalu jadi ketergantungan atau yang pada broken home karna lingkungan dalam keluarga yang tidak harmonis atau pergaulan diluar yang tidak bisa dijaga lalu terjadilah pelarian yang mungkin menjerumuskan dirinya kedalam lingkungan narkoba. Yang pasti menggunakan narkoba gak ada bagusnya,gak OK,gak gaul dan yang pasti akan merugikan diri sendiri.
SAYS NO TO DRUG
 
No Komen : 9
Hafiidth :: 15-05-2015 08:51:12
Dewasa ini, penggunaan narkoba semakin marak,, dan pemberantasan peredaran narkoba semakin sulit... karena produksi narkoba sekarang tidak hanya dari komunitas narkoba internasional, namun sudah ada di dalam negeri walau dalam skala rumahan...

untuk memberantas narkoba, kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, namun harus memberantas dari dalam diri sendiri, agar kita tidak menggunakan narkoba,, sebab kebanyakan pengguna narkoba pada akhirnya menjadi pengedar sekaligus pengguna,,,

oleh karena itu kita harus punya basic agama yang kuat, agar tidak mudah terpengaruh kepada penggunaan narkoba.
OLAHRAGA? SEHAT!!!
NARKOBA? SESAT!!!
PRESTASI, YES! NARKOBA, NO!!
 
No Komen : 8
Imam Akhwan :: 15-05-2015 08:49:18
Semoga Indonesia jauh dari narkoba ke depannya..>Amiin .. dan buat para generasi muda jauhkan lah itu narkoba...apa gunanya...kan!! Seep...artikel yg menarik.
 
No Komen : 7
Sukron,S.Pd :: 05-05-2015 12:27:30
artikel ini sangat bagus dan wajib dibaca untuk kalangan para remaja juga dan umum,tks
 
No Komen : 6
Tjojo :: 05-05-2015 12:26:10
Kenapa Indonesia lebih memilih dampak negatif dari pada positif? Apakah memang sudah bodoh mereka...yang menggunakannya....artikel ini sangat bagus dan wajib dibaca
 
No Komen : 5
Mitra :: 05-05-2015 12:24:40
memang narkoba membawa dampak buruk bagi para pelajar juga...tks
 
No Komen : 4
Retno :: 05-05-2015 12:22:14
Artikel diatas dapat diketahui, kita dapat mencegah diri agar terbesar dari narkoba karena pergaulan.
 
No Komen : 3
Susi :: 05-05-2015 12:21:07
Bermanfaat sekali ini, thanks
 
No Komen : 2
Ahmadi :: 05-05-2015 12:20:04
Hebat....semoga dapat bermanfaat buat kita semua...bahwa narkoba itu sangat buruk...
 
No Komen : 1
Kementrian Pertanian :: 05-05-2015 12:19:07
Sangat bagus. jauhkan narkoba sekarang juga!!! Berantas Narkoba...

Jujur dan Prestasi Yes, Narkoba No!!!
 
Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]