Mendidik Dengan Keteladanan Cinta - Oleh : Teguh Firman S

 

  

                               “MENDIDIK DENGAN KETELADANAN CINTA’

Lomba Menulis Artikel Guru dan Orang Tua Blogger 2015

                            

 

 

 

Oleh : Teguh Firman S.

Guru Pramuka dan Guru Blogger

SMP YMIK JAKARTA BARAT

 

 

 

http://guru-indonesia.net/admin/galeri/f19099_PENTINg1.jpg

 

Inilah saya dengan Nama Lengkap-ku Teguh Firman S, seorang Guru yang dilahirkan di kota tercinta Cilacap,Jawa Tengah.Rekanku menganggilku Teguh, saya berprofesi sebagai Guru Pramuka dan Blogger Inspiratif.Evaluasi mutu pendidikan kepramukaan sudah saya jalankan selama kurang lebih 6 tahun mengikuti Pramuka,dari sd hingga smp saya terus menjalankan profesi saya sebagai Guru Pramuka.

Menjadi Guru itu sulit apalagi jika belum mengerti bagaimana proses mendidik siswa/I nya.Menurut pasal 32, Evaluasi mutu pendidikan kepramukaan dilakukan terhadap kompetensi tenaga pendidik,peserta pendidik,dan standar kurikulum pada setiap jenjang pendidikan serta terhadap satuan pendidikan.Jika diketahui,kompetensi tenaga pendidik yaitu mempunyai kemampuan minimal ang wajib dicapai melalui jenjang pelatihan dan pendidikan bagi tenaga pendidik.Aku mengajar di 2 sekolah menengah pertama, yaitu di SMP YMIK Jakarta Barat dan SMP Islam Al-Kholidin di Jakarta Selatan.

Pada awalnya, aku hanya berprofesi sebagai anggota dan dewan kehormatan,lalu setidaknya aku ditawari oleh Pembina Pramuka ku Kak Ali untuk menjadi guru pramuka di salah satu sekolah di Jakarta Selatan.Mendidik butuh proses apalagi jika siswa/I nya tidak semangat saya selalu membuat proses belajar mengajar menarik agar siswa/I tidak bosan mengikuti pelajaran saya.tanpa rasa lelah, aku terus berlatih mempelajari materi-materi kepramukaan agar nantinya di setiap materi saya bisa terus mengingat materi-materi tersebut, seperti morse,semaphore,latihan baris berbaris.

Menjadi guru pastinya harus selalu trampil secara professional dengan tugas utama mendidik,mengajar,membimbing,mengarahkan,melatih,menilai dan mengevaluasi peserta didik pada satuan pendidikan.guru adalah insan yang layak ditiru dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,di masyarakat,berbangsa dan bernegara khususnya bagi peserta didik.Guru  dalam melaksanakan tugas harus berpegang pada prinsip “Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madya Mangun Karsa Tut Wuri Handayani” ” Dalam usaha menwujudkan prinsip-prinsip tersebut Guru menjalankan tugas-tugas profesionalnya dituntut memeliki kompetensi Pedgogik, kompetensi Kepribadian, kompetensi Social, dan kompetensi Profesional yang sesuai dengan perkembangan global, ilmu dan pengetahuan.

Guru harus bertanggung jawab mengantarkan perserta didiknya untuk mencapai kedewassan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang kehidupan dimasa depan. Untuk itu, agar pihak-pihak yang berkepentingan selayaknya tidak mengabaikan peran guru dan profesinya, agar bangsa dan Negara tumbuh dan sejajar dengan bangsa lain dan Negara maju. Bahwa profesi guru dan perannya merupakan komponen yang dibutuhkan oleh bangsa dan Negara sepanjang zaman.

Dalam melaksanakan tugas profesinya guru harus menyadari sepenuhnya perlu ditetapkan peraturan tata tertib guru sebagai pedoman bersikap, berprilaku dan bertindak  yang terwujud dalam bentuk nilai-nilai moral, norma dan etika dalam jabatan guru sebagai pendidik anak bangsa.

Ketika para guru mengenal para siswanya, mereka bisa menolong siswanya menemukan pelajaran,gagasan,dan ketrampilan yang benar-benar menarik dan menyenangkan mareka.Dengan menolong siswa mengenali minat dan bakat unik mereka, para guru secara tidak langsung membantu murid merasakan kemana arah pekerjaan yang cocok untuk mereka.Ketika para guru menciptakan konteks belajar yang mendorong para siswa untuk menemukan bakat minat,dan kemungkinan pekerjaannya, para guru diingatkan lagi betapa siswa berbeda satu dengan yang lainnya.Mereka berbeda dalam hal ras,etnis,status ekonomi,kepribadian gan baik,sementaradan kemampuan.Beberapa siswa fisiknya tidak terkoordinasi dengan baik,sementara beberapa siswa yang lain adalah atlet yang anggun.Beberapa siswa yang tidak mengerti nada, sementara beberapa siswa lain merupakan keajaiban musik.Beberapa siswa pintar berbahasa Inggris,dan beberapa siswa lain harus berjuang untuk menguasainya.Beberapa sisiwa unggul dalam matematika,dan beberapa yang lain suka membaca buku.

Semua siswa berkembang dengan kecepatan mereka masing-masing.Kecepatan itu tidak selalu ditentukan oleh umur.Seorang siswa yang sudah cukup usia untuk masuk kelas Sembilan belum tentu siap secara sosial dan intelektual untuk kelas Sembilan.Untuk mengenal seorang siswa,perlu diajukan pertanyaan: Apakah dia merasa aman dan percaya diri? Mampukah dia berkonsentasi pada tugas sekolah, ataukah kekhawatiran menekannya? Bagaimanakan teman-temannya memandang dia? Apakah dia takut akan kritik-kritik dari keluarganya? Apakah dia bekerja lembur untuk membantu keluarganya? Apakah siswa yang tuli diacuhkan oleh temannya? Apakah siswa yang kesulitan berbicara ini dicemooh? Sudahkan siswa yang sangat cerdas itu menemukan cara untuk bergaul dengan teman kelasnya?Bagaimana gaya belajarnya?

Saya terus melakukan beberapa penelitian dari mengenal siswa,tapi pertanyaan tersebut guru yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan mampu memberi harapan kepada para siswanya. Harapan menuntun siswa untuk keluar dari kegelapan yang membisikkan bahwa mereka terlalu lamban,tidak terkenal,terlalu berbeda dari yang lain,serba terbatas.Harapan memberitahukan kepada para siswa bahwa mereka pasti bisa  menjadi apa yang mereka inginkan.agar memiliki ambisi yang menggebu-gebu, berhasil membuat siswa yakin tentang pentingnya pelajaran kdemik,dan membuktikan bahwa orang yang menjadi ahli karena membuat kesalahan dan mencoba lagi.Mereka mengubah kehidupan siswa ketika mereka mengetahui cara kerja pikiran siswa, apa yang suka mereka pelajari, apa yang mereka takuti, dan mereka ingin menjadi apa.Para guru juga mengubah kehidupan siswa dengan memberikan konteksi yang membantu siswa untuk bisa tumbuh dan berkembang.

Harapan memberitahukan kepada para siswa bahwa mereka pasti bisa menjadi apa yang mereka inginkan”

Setiap hari Sabtu saya mengajari siswa/I SMP YMIK, mereka sangat senang dengan pelajaran Kepramukaan apalagi Pelajaran Kepramukaan ini sudah menjadi ekstrakurikuler wajib pada Kurikulum 2013 tapi nyatanya kurikulum di sekolah kami kembali ke KTSP karena baru menggunakan Kurikulum 2013 satu semester.

Kurikulum pendidikan kepramukaan disusun dan ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangannya, Saya menerapkan bahwa Kurikulum Pend.Kepramukaan dari SKU dan SKK sesuai keputusan dari Kwartir.Metode yang saya gunakan dalam melatih para peserta didik siswa/I ku menggunakan Metode Kepramukaan (MK) merupakan suatu cara memberikan pendidikan watak kepada siswa melalui kegiatan kepramukaan.Pendidikan Kepramukaan juga merupakan proses belajar mandiri yang progresif bagi kaum muda untuk mengembangkan diri seutuhnya, meliputi aspek mental,moral,spiritual,emosional,sosial,intelektual dan fisik baik bagi individu maupun anggota masyarakat.

Pada hakikatnya,metode kepramukaan tidak lepas dari prinsip dasarnya, keterkaitan antara keduanya terletak pada pelaksanaan kode kehormatan Pramuka.Prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan harus dilaksanakan secara terpadu.keduanya harus berjalan seimbang dan saling melengkapi.

(ket.gambar : anak didik-ku yang sedang mengikuti kegiatan Pend.Kepramukaan)

Setiap unsur pada metode kepramukaan merupakan subsitem tersendiri yang memiliki fungsi pendidikan spesifik, yang secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat serta menunjang tercapainya tujuan pendidikan kepramukaan.Metode kepramukaan merupakan salah satu cara belajar interaktif progresif dengan meliputi : pengamalan kode kehormatan Pramuka,belajar sambil melakukan,sistem beregu,keiatan yang menantang dan menarik serta mendukung pendidikan,kegiatan di alam terbuka,sistem tanda kecakapan,satuan terpisah putra/putrid an kiasan dasar.Sistem yang digunakan dalam pramuka itu yaitu SISTEM AMONG merupakan hasil pemikiran dari Raden Mas Suwardi Suryaningrat atau dikenal sebagai Ki Hajar Dewantara,Bapak Pendidikan dan Pendiri Taman Siswa.Kata “Among” berarti mengasuh,memelihara,atau menjaga.Proses sistem Among tampak dengan jelas pada kalimat yang sama seperti prinsip guru dalam mengajar “ Ing Ngarsa Sung Tulodho,Ing Madya Mangun Karsa Tut Wuri Handayani” yang artinya didepan memberi teladan,ditengah membangun kemauan/harapan,dibelakang memberikan dorongan/mtoviasi kemandirian.

 

Pramuka merupakan bagian yang tak dapat berpisah dari kehidupan saya, dengan Pramuka saya menjadi mandiri giat belajar, disiplin, mempunyai kepemimpinan (leadership), dan mempunyai ilmu yang sangat berguna untuk dapat disalurkan kembali ke anak didik ku.

Betapa menyenangkan, anak didik ku/putra/I bangsa calon pemimpin bangsa selalu aktif bertanya kepadaku dalam proses belajar mengajar” materi yang saya ajarkan merupakan materi sesuai aturan dalam Pendidikan Kepramukaan.

Saya selalu mengingat kode etik guru, saya gunakan terus dan tidak keluar dari kode tersebut, kira-kira berikut kodenya :

  1. Guru berbakti membimbing peserta didik/putra/I untuk membentuk manusia yang seutuhnya.
  2. Guru Memiliki dan melaksanakan kejujuran professional
  3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta diidk sebagai bahan melakukan bimbingan.
  4. Guru harus dapat menciptakan suasana yang dapat diterima peserta didik/putra/I untuk berhasilnya proses belajar mengajar
  5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitar supaya terjalin hubungan dan kerjasama yang erat dalam pendidikan.
  6. Guru secara pribadi dan bersama-sama,mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.
  7. Guru memelihara hubungan sprofesi,semangat kekeluargaa,dan kesetiakawanan sosial.
  8. Guru bersama-sama meningkatkan mutu dari organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan.
  9. Guru melaksanakn segala kebijaksanaan dari pemerintah dalam bidang pendidikan.

 

Satu lagi,yaitu mengenai Kompetensi Guru, berikut saya buatkan tabel :

 

PEDAGOGIK

KEPRIBADIAN

PROFESIONAL

SOSIAL

Pemahaman peserta didik,perancangan pelaksanaan,evaluasi pembelajaran,pengemb.PD

Mantap & Stabil Dewasa,

Arief,Berwibawa,Akhlak Mulia

Menguasai keilmuan bidang studi dan langkah kajian kritis pendalaman isi bidang studi.

Komunikasi bergaul dengan peserta didik,kolega,dan masyarakat.

 

Guru juga harus punya kreativitas, agar dapat mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.

 

Memberi kesempatan siswa untuk :
a. Observing (mengamati)                e. Networking (membentuk jejaring)

b. Questioning (menanya)

c. Associating (menalar)

d. Experimenting (mencoba)

Mendidik dengan keteladanan Cinta tak lepas dari etika guru,Guru seharunya mampu memberikan pengaruh untuk meningkatkan sikap positif peserta didik dengan memainkan perannya sebagai orang tua,teman dan pendidik.Dalam perannya sebagai orang tua, guru memberikan kasih sayang yang tulus kepada peserta didik Sehingga terjalin sebuah kedekatan dan kualitas dari kebersamaannya.Prinsip saya dalam meneladani dari Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara yaitu memberi contoh yang baik bagi anak didiknya.semua tingkah laku dan tutur kata seorang gru selalu menjadi panutan bagi peserta didik maupun bagi warga dilingkungan sekitar.guru mampu berbaur dengan siswa sambil memberikan warna di dalamnya tanpa menguangi kewibawaan guru.Dengan begitu guru, dapat mempengaruhi dan mampu mengendalikan peserta didik.Sedangkan yang ketiga,hendaknya guru menghargai potensi yang ada dalam keberagaman siswa,keberagaman siswa yang dihadapinya adalah sebuah wahana layanan professional yang diembannya. Layanan professional guru akan tampil dalam kemahiran memahami keberagaman potensi dan perkembangan peserta didik,kemahiran mengintervensi perkembangan peserta didik dan kemahiran mengakses perkembangan peserta didik.Semua kemahiran tersebut harus dipelajari dengan sungguh-sunggu dan sistematis,secara akademik,tidak bisa secara alamiah,dan semua harus terinternalisasi dan teraktualisasi dalam perilaku mendidik.

 

Aku Seorang Guru Blogger…

Menjadi guru juga tidak boleh gaptek (gagap teknologi),apalagi sekarang sudah jaman kreatif, jaman kreatif dapat dibagi menjadi 6, yaitu karya kretaif,karier itu personal,belajar itu berkreasi,sumber daya alam terbatas,hidup berkelimpahan dan teknologi digital.Saya mulai menggunakan blogger sejak tahun 2012, layanan media blogger ini saya isi dengan berita-berita pendidikan,informasi kegiatan di sekolah,proses pembelajaran di sekolah,artikel-artikel yang sangat menginspiratif.Alhamdulilah,tahun 2014 lalu saya mendapat penghargaan sebagai Web Sekolah terbaik dari Unair, dan memenangkan lomba menulis artikel inspiratif dari guru blogger dengan tema “menjadi guru yang menginspirasi”, Menjadi seorang blogger itu menyenangkan apalagi kalau kita isi dengan artikel-artikel inspiratif,banyak pula pengunjungnya.Saya ingin bercita-cita menjadi GURU TIK guru yang terampil menggunakan dan memanfaatkan TIK,guru masa depan,guru yang dapat menginspirasi anak didiknya,dan guru yang terus mendidik dan menguasai kompetensi secara mantap.

 

Hal Yang paling penting dari belajar bukanlah menerima ide baru,tetapi melupakan yang lama”

 

“Jadilah guru yang kreatif,menginspirasi banyak orang dan mempunyai kepemimpinan serta master didik”

 

 File Dokumen Downoad Dibawah Ini :

Download

Poster Lomba Menulis Saat Aku Jatuh Cinta

Baner Lomba Menulis 2015 anigif

ARTIKEL INI DIIKUTSERTAKAN DALAM LOMBA MENULIS GURU DAN ORANG TUA YANG DISELENGGARAKAN OLEH www.sekolah-akhlak.com dan http://motivatorkreatif.wordpress.com/ serta Komunitas Guru Inspiratif


Komentar :

No Komen : 13
Endang :: 19-04-2015 11:53:39
Artikelnya bagus...Sangat bermanfaat
 
No Komen : 12
Dian E :: 19-04-2015 11:51:27
Artikelnya bagus...Salam Satu data
 
No Komen : 11
Sri :: 19-04-2015 11:49:45
Artikel yang menarik dan sungguh bermanfaat juga..bener ya kalau menulis itu sangat mudah sekali....Ayo manfaatkan gerakan menulis setiap hari...Keep Smile....
 
No Komen : 10
Rudi Sumariyanto :: 19-04-2015 06:19:30
Alhamdulillah, mantap artikelnya Pak Guru Teguh... :)
 
No Komen : 9
Izam :: 18-04-2015 15:27:03
Alhamdulilah, artikel yang sangat bermanfaat jg....dan memberikan pengalaman yang sangat berharga...semoga bisa terus menulis dan menginspirasi...Semangat!!!!
 
No Komen : 8
Muziburrahman :: 17-04-2015 10:39:06
Mantap pak guru... :)
 
No Komen : 7
Renaldo :: 14-04-2015 19:36:46
Semoga bisa menang ya...amiin. selamat berjuang
 
No Komen : 6
Budi :: 26-02-2015 13:22:14
Alhamdulilah,Artikel yang sangat menarik untuk dibaca...Semoga bisa menang ya...Terus Menulis!!!!
 
No Komen : 5
Bambang :: 26-02-2015 13:20:07
Artikel yang menakjubkan!!!
 
No Komen : 4
Eko Dwi :: 26-02-2015 13:18:52
Terus Semangat dalam berkarya.
 
No Komen : 3
Cut :: 26-02-2015 13:17:53
Alhamdulilah, keren...Semoga layak untuk menang...Amiin.Semangat!!!
 
No Komen : 2
Febri :: 26-02-2015 13:15:54
Sangat bagus artikelnya dan menginspiratif...Semoga menang ya...Amin.
 
No Komen : 1
arif :: 17-02-2015 08:42:22
Masya Alloh... artikel yg sangat panjang. semoga berjaya di lomba ini.
Saran: kaidah penulisannya mohon diperhatikan. Seperti spasi huruf kapital dll.
 
Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]